PART OF TRIBUANA SOLUSI INOVASI TEKNOLOGI – DJI AGRICULTURE

Spot Spraying

Teknik Penyemprotan Drone Pertanian Agar Lebih Efisien

Tahukah Anda bahwa hasil penyemprotan yang maksimal bukan hanya ditentukan oleh jenis drone yang digunakan? Hal ini juga ditentukan oleh teknik penyemprotan drone pertanian yang diterapkan.

Faktanya, memilih metode penyemprotan yang sesuai dengan kondisi lahan dan jenis tanaman berpengaruh besar terhadap efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan pertanian. 

Baca Juga: Cara Efisien Pemupukan Menggunakan Drone Pertanian

Mengenal Teknik Penyemprotan Drone Pertanian

Sebelum mengenal tekniknya, pahami dulu perannya. Teknologi drone hadir bukan untuk menggantikan tenaga manusia. Benda terbang ini hadir untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi penyemprotan pupuk, pestisida, atau nutrisi tumbuhan di lahan Anda.

Namun, agar hasilnya benar-benar optimal, setiap operasi harus mengikuti teknik penyemprotan yang sesuai. Di sinilah pemahaman terhadap teknik penyemprotan drone pertanian menjadi sangat penting.

Lantas, apa saja teknik penyemprotan drone pertanian?

Spot Spraying

Spot Spraying

Bayangkan jika Anda hanya menyemprot bagian tanaman yang benar-benar membutuhkan perlakuan, tanpa membuang bahan kimia ke seluruh area lahan. Inilah prinsip dasar dari spot spraying, atau sering disebut penyemprotan terarah. Teknik ini berfokus pada titik-titik spesifik yang menunjukkan tanda-tanda serangan hama, penyakit, atau kekurangan unsur nutrisi.

Dalam praktik spot spraying, penggunaan drone mapping dengan kamera multispektral menjadi hal yang wajib. Sebab, hanya drone jenis ini yang mampu mengumpulkan data NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) dan menampilkannya dalam format citra RGB. 

Dari hasil pemetaan tersebut, petani dapat mengetahui area tanaman yang membutuhkan perlakuan khusus sehingga drone sprayer bisa melakukan penyemprotan secara lebih presisi dan efisien

Spot spraying memiliki beberapa keunggulan, di antaranya:

– Menghemat penggunaan pestisida dan pupuk cair.

– Mengurangi dampak residu kimia pada tanah.

– Menjaga keseimbangan ekosistem mikro di sekitar tanaman.

– Mempercepat proses perawatan tanpa mengganggu area yang sehat.

Metode ini cocok untuk pertanian presisi, di mana efisiensi dan keberlanjutan menjadi prioritas utama.

Blanket Spraying

Blanket Spraying

Berbeda dengan sebelumnya, blanket spraying adalah penyemprotan yang dilakukan secara menyeluruh. Teknik ini biasanya diterapkan saat hama atau penyakit sudah menyebar luas, atau ketika petani ingin memberikan pupuk cair dan pestisida untuk tujuan preventif.

Drone yang digunakan dalam teknik ini dilengkapi dengan sistem navigasi otomatis dan kontrol tekanan semprotan yang presisi. Operator dapat mengatur kecepatan terbang, ketinggian, dan ukuran droplet agar hasil penyemprotan benar-benar merata.

Selain itu, dengan bantuan peta digital, drone sprayer juga dapat diatur untuk menghindari area yang sudah disemprot. Hasilnya, lebih hemat bahan, waktu kerja efisien, dan hasil penyemprotan tetap konsisten.

Faktor Penting dalam Teknik Penyemprotan Drone Pertanian

Faktor Penting dalam Teknik Penyemprotan Drone Pertanian

Agar teknik penyemprotan spot spraying dan blanket spraying berjalan maksimal, ada beberapa faktor teknis yang perlu diperhatikan. Berikut di antaranya:

Kondisi Cuaca 

Hindari penyemprotan saat angin kencang atau setelah hujan, karena droplet dapat terbawa atau terlarut air.

Kalibrasi Nozzle dan Tekanan Semprotan

Gunakan nozzle sesuai jenis bahan dan kondisi tanaman agar hasil semprotan benar-benar merata.

Ketinggian Terbang Drone

Ketinggian terbang drone yang ideal untuk spraying adalah antara 2-4 meter dari pucuk tanaman. Hal ini penting diperhatikan untuk menjaga presisi penyemprotan.

Kecepatan Terbang dan Pola Jalur

Gunakan pola grid agar tidak ada area yang terlewat atau disemprot dua kali.

Gunakan Drone yang Sesuai

Pastikan untuk menggunakan drone yang sesuai dengan kebutuhan lahan Anda. Apabila Anda memiliki lahan yang cenderung kecil, maka pilihan yang tepat adalah drone DJI Agras T25P. 

Sementara itu, jika Anda memiliki lahan berskala menengah hingga luas, maka pilihan terbaiknya adalah drone DJI Agras T50. Namun, apabila Anda memiliki lahan sangat luas atau berskala industrial, maka DJI Agras T100 adalah pilihan terbaik.

Tentu, fungsi drone sprayer tersebut terasa belum lengkap apabila tidak dikombinasikan dengan pemetaan dari drone DJI Mavic 3 Multispectral. Drone canggih ini dapat menghasilkan data NDVI, yang membantu mendeteksi stres tanaman, kebutuhan nutrisi, atau area yang memerlukan perhatian lebih intensif secara real time.

Kesimpulan

Penerapan teknik penyemprotan drone pertanian, seperti spot spraying dan blanket spraying membuka jalan menuju era pertanian modern yang cerdas, hemat sumber daya, dan ramah lingkungan. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga membantu menjaga kesuburan tanah serta mengurangi paparan bahan kimia berlebih.

Apakah Anda tertarik untuk merasakan sendiri berbagai keuntungan menggunakan drone pertanian? Tenang, Jalatani siap mewujudkannya!

Jalatani menawarkan penyewaan drone pertanian DJI Agras, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan lahan Anda. Dari penyemprotan, penaburan, hingga pemetaan, Jalatani mampu menangani semuanya dengan efisien dan profesional!

Mulai bekerja sama dengan Jalatani dengan klik Hubungi Kami!

Share the Post:

Related Posts

Learn how we helped 100 top brands gain success

Terima Kasih

Terima kasih untuk ketertarikan Anda pada Jalatani. Tim Representatif  Kami akan segera menghubungi Anda.