PART OF TRIBUANA SOLUSI INOVASI TEKNOLOGI – DJI AGRICULTURE

Kenapa Gulma Cepat Tumbuh Kembali? Ini Penyebabnya

Kenapa Gulma Cepat Tumbuh Kembali? Ini Penyebabnya

Kenapa gulma cepat tumbuh kembali? Pertanyaan ini sering muncul, terutama setelah lahan sudah dibersihkan atau disemprot.

Bagi banyak petani, kondisi ini cukup mengganggu. Selain menambah pekerjaan, gulma yang tumbuh kembali juga bisa menyerap nutrisi yang seharusnya digunakan oleh tanaman utama. Akibatnya, pertumbuhan tanaman menjadi terganggu dan hasil panen tidak maksimal.

Situasi ini sebenarnya cukup umum terjadi di lapangan. Namun, tanpa disadari, ada beberapa faktor yang membuat gulma terus tumbuh kembali meskipun sudah ditangani.

Lantas, kenapa gulma cepat tumbuh kembali? Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemukan:

Baca Juga: Rahasia Penyemprotan Pestisida yang Benar, Wajib Tahu!

Akar Gulma Tidak Terangkat Sempurna

Akar Gulma Tidak Terangkat Sempurna

Salah satu penyebab utamanya adalah akar gulma yang masih tertinggal di dalam tanah. Saat pembersihan dilakukan secara manual, sering kali yang terangkat hanya bagian atasnya saja.

Akibatnya, akar masih hidup di dalam tanah sehingga gulma bisa tumbuh kembali dalam waktu singkat. Beberapa jenis gulma bahkan memiliki akar yang kuat dan mampu bertahan meskipun sudah dipotong berkali-kali.

Penyemprotan Tidak Mengenai Target Secara Maksimal

Pada metode penyemprotan, hasil sangat bergantung pada seberapa merata dan tepat sasaran aplikasi dilakukan. Jika penyemprotan tidak merata, akan ada gulma yang terkena dan ada juga yang luput.

Gulma yang terkena akan teratasi. Namun, gulma yang tidak terkena semprotan akan terus tumbuh dan menyebar kembali ke area sekitarnya. Bagaimanapun, penyemprotan yang merata adalah kunci utama dalam mengatasi gulma hingga ke akarnya.

Dosis Herbisida Tidak Sesuai

Dosis Herbisida Tidak Sesuai

Penggunaan dosis yang tidak tepat juga berpengaruh besar pada pertumbuhan gulma yang tidak terkendali. Jika dosisnya terlalu rendah, gulma tidak mati sepenuhnya. Hama ini hanya layu sementara lalu tumbuh kembali

Sebaliknya, jika dosisnya terlalu tinggi, tanaman utama berisiko mengalami kerusakan. Selain itu, penggunaan herbisida yang terlalu banyak juga tidak selalu lebih efektif dalam jangka panjang.

Pada dasarnya, keseimbangan dosis menjadi kunci agar gulma benar-benar terkontrol.

Jenis Gulma yang Tahan terhadap Perlakuan

Tidak semua gulma mudah dikendalikan. Ada beberapa jenis yang memiliki daya tahan tinggi, baik terhadap pencabutan maupun penyemprotan. Ciri gula yang tidak mudah dikendalikan, seperti cepat tumbuh kembali setelah dibersihkan dan tidak mudah mati meskipun sudah disemprot. 

Jika jenis gulma tidak dikenali dengan baik, penanganannya bisa kurang tepat sasaran.

Kondisi Lingkungan yang Mendukung

Kondisi Lingkungan yang Mendukung

Gulma sangat mudah tumbuh di kondisi tertentu, seperti tanah yang lembap, curah hujan tinggi, dan paparan sinar matahari cukup.

Lingkungan seperti ini mempercepat pertumbuhan gulma, bahkan dari sisa akar atau biji yang ada di dalam tanah.

Biji Gulma Masih Tersisa di Tanah

Selain akar, biji gulma juga menjadi penyebab utama gulma cepat tumbuh kembali. Dalam satu lahan, biasanya terdapat banyak biji gulma yang tertanam di dalam tanah dan siap tumbuh saat kondisi mendukung.

Inilah sebabnya gulma bisa muncul kembali meskipun lahan terlihat sudah bersih sebelumnya.

Kesimpulan

Kenapa gulma cepat tumbuh kembali biasanya bukan disebabkan oleh satu faktor saja. Hal ini juga merupakan kombinasi dari beberapa hal, seperti penyemprotan yang tidak merata hingga kondisi lingkungan.

Dengan memahami penyebab-penyebab ini, proses pengendalian gulma bisa dievaluasi dan diperbaiki agar lebih efektif dalam menekan pertumbuhan gulma dan lebih efisien secara biaya maupun tenaga.

Dalam praktik di lapangan, penyemprotan yang tidak merata dan keterbatasan tenaga kerja sering menjadi kendala utama terutama pada lahan yang luas. Di sinilah penggunaan teknologi seperti drone pertanian mulai banyak digunakan, karena mampu membantu proses aplikasi menjadi lebih konsisten dan efisien.

Ingin mengetahui bagaimana pengendalian gulma yang lebih presisi bisa diterapkan di lahan Anda? Tim Jalatani siap membantu!

Jalatani merupakan jasa drone pertanian yang melayani kebutuhan spraying, spreading, mapping, hingga lifting. Dengan bantuan teknologi drone DJI Agriculture, Jalatani menjamin layanan yang profesional guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi lahan pertanian Anda!

Temukan solusi drone pertanian yang paling sesuai dengan kebutuhan lahan Anda dengan klik Hubungi Jalatani!

Share the Post:

Related Posts

Learn how we helped 100 top brands gain success

Terima Kasih

Terima kasih untuk ketertarikan Anda pada Jalatani. Tim Representatif  Kami akan segera menghubungi Anda.