PART OF TRIBUANA SOLUSI INOVASI TEKNOLOGI – DJI AGRICULTURE

6 Penyebab Baterai Drone Meledak yang Harus Diwaspadai

6 Penyebab Baterai Drone Meledak yang Harus Diwaspadai

Sudahkah Anda memeriksa komponen drone pertanian yang baru saja digunakan? Bukan propeller, bukan juga tangki, melainkan baterai. Ya, baterai pada drone menjadi salah satu komponen yang jarang diperhatikan. Padahal, kurang peduli pada baterai drone bisa menyebabkan hal fatal, seperti ledakan!

Faktanya, baterai drone terbuat dari bahan lithium polymer (Li-Po) atau lithiumion (Li-Ion). Baterai ini perlu dirawat dengan baik agar tetap berfungsi optimal. Sebaliknya, jika tidak dirawat dengan benar, bisa terjadi korsleting atau reaksi panas berlebih yang berpotensi memicu ledakan.

Baca Juga: 9 Tips Perawatan Drone Pertanian agar Awet dan Tetap Optimal

Pertanyaannya, apa saja faktor penyebab baterai drone bisa meledak? Bagaimana cara mencegahnya agar tetap aman dan tahan lama? 

Faktor Penyebab Baterai Drone Meledak

Faktor Penyebab Baterai Drone Meledak

Berikut ini 6 penyebab baterai drone meledak yang sebaiknya Anda waspadai:

Pengisian Daya Berlebihan (Overcharging)

Overcharging menjadi penyebab paling umum terjadinya ledakan pada baterai drone. Ketika baterai terus diisi setelah mencapai kapasitas penuh, suhu internal meningkat drastis dan tekanan di dalam sel baterai naik. Akibatnya, baterai bisa menggelembung, bocor, bahkan meledak.

Suhu Berlebih (Overheating)

Baterai drone yang terlalu panas akibat paparan sinar matahari langsung atau penggunaan berlebihan dapat mengalami overheat. Saat suhu internal melebihi batas aman (sekitar 60°C), reaksi kimia di dalam baterai menjadi tidak stabil dan memicu kebakaran bahkan ledakan.

Korsleting Internal

Korsleting (short circuit) dapat terjadi jika elektroda positif dan negatif dalam baterai saling bersentuhan. Hal ini bisa disebabkan oleh kerusakan fisik, kelembapan tinggi, atau cacat produksi. Kondisi tersebut menimbulkan aliran arus besar secara tiba-tiba dan menyebabkan panas ekstrem hingga akhirnya baterai meledak.

Penggunaan Baterai yang Tidak Sesuai

Setiap drone memiliki spesifikasi baterai yang berbeda. Ini berarti bahwa menggunakan baterai dengan kapasitas atau tegangan yang tidak sesuai dengan standar pabrikan dapat menimbulkan ketidakseimbangan daya dan panas berlebih. Hal ini bisa memicu kerusakan permanen bahkan ledakan yang merusak sebagian atau seluruh komponen drone.

Penyimpanan yang Tidak Tepat

Menyimpan baterai dalam kondisi penuh terlalu lama bisa menurunkan performa. Di sisi lain, menyimpannya dalam keadaan kosong total bisa membuatnya mati permanen. Karenanya, lebih baik simpan baterai drone Anda dalam kapasitas 40-60% di tempat yang kering, sejuk, dan jauh dari sumber api. Untuk keamanan tambahan, gunakan tas tahan api (Li-Po bag) agar baterai tetap aman dari potensi kebakaran.

Paparan Air dan Kelembapan

Drone pertanian sering beroperasi di area basah seperti sawah atau perkebunan. Jika air masuk ke konektor baterai, bisa terjadi korsleting eksternal yang berpotensi menyebabkan percikan api atau ledakan.

Pastikan baterai selalu dalam kondisi kering sebelum dan sesudah digunakan. Jika terkena air, segera lepaskan, keringkan dengan kain lembut, dan biarkan benar-benar kering secara alami sebelum digunakan kembali.

Cara Mencegah Ledakan Baterai Drone

faktor penyebab

Untuk mencegah baterai drone meledak, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

– Gunakan hanya charger dan baterai resmi dari produsen.

– Pantau proses pengisian daya. Jangan tinggalkan baterai tanpa pengawasan.

– Dinginkan baterai sebelum diisi ulang atau disimpan.

– Simpan baterai di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sinar matahari langsung.

– Hindari benturan dan tekanan fisik pada baterai.

– Lakukan perawatan berkala untuk memastikan kondisi baterai tetap optimal.

Penyebab-Baterai-Drone-Meledak

Kesimpulan

Ledakan baterai drone umumnya disebabkan oleh penggunaan yang tidak tepat, suhu ekstrem, dan perawatan yang kurang baik. Namun, risiko tersebut bisa diminimalkan dengan disiplin dalam penggunaan, pengisian, serta penyimpanan baterai.

Dengan perawatan yang benar, baterai drone tidak hanya lebih aman, tetapi juga lebih tahan lama dan efisien mendukung kegiatan pertanian modern.

Punya pertanyaan mengenai drone pertanian? Atau, Anda ingin menggunakan drone pertanian tanpa mengeluarkan biaya berlebih? Tenang, semua bisa dilakukan bersama Jalatani!

Jalatani menawarkan penyewaan drone pertanian DJI Agras yang bisa disesuaikan dengan kapasitas lahan Anda. Drone DJI Agras dari Jalatani bisa digunakan untuk spraying, spreading, serta pemetaan lahan dengan mode multispektral. 

Yuk, bertani lebih produktif dan efisien bersama Jalatani. Klik di sini untuk tahu lebih lanjut mengenai berbagai layanan dari Jalatani!

Share the Post:

Related Posts

Learn how we helped 100 top brands gain success

Terima Kasih

Terima kasih untuk ketertarikan Anda pada Jalatani. Tim Representatif  Kami akan segera menghubungi Anda.